Ciamis - Sebuah mobil ambulans milik Pemerintah Kabupaten Ciamis mengalami kecelakaan tunggal di daerah Lumbir, Kabupaten Banyumas, Minggu (2/5/2019). Mobil ambulans Puskesmas tersebut terguling karena menyerempet warung warga.
Mobil ambulans tersebut baru pulang setelah mengantar pasien kecelakaan ke Siagamedika Banyumas. Namun diduga sopir mengantuk hingga mengalami kecelakaan dan mobil terguling. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Ya benar mobil ambulans Puskesmas mengalami kecelakaan di Banyumas," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis Engkan Iskandar saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (2/5/2019) siang. Engkan menjelaskan berdasarkan laporan dari Kepala Puskesmas Lakbok, awalnya pada pukul 21.00 WIB ada korban kecelakaan lalu lintas di daerah Lakbok datang ke Puskesmas. Kondisi korban mengalami cedera kepala, pendarahan aktif dari hidung dan muntah darah.
Lalu petugas jaga Puskesmas merujuk pasien tersebut ke Rumah Sakit Umum Banjar menggunakan ambulans. Sesampainya di RSU Banjar, dokter bedah saraf di RSU Banjar sedang cuti.
"Terus dari pihak rumah sakit Banjar menyuruh langsung saja ke Siagamedika Banyumas, sampai di sana sekitar pukul 2.30 WIB," jelas Engkan. Menurut Engkan, setelah mengantarkan pasien, ambulans langsung kembali ke Ciamis. Petugas sempat makan sahur terlebih dulu dan kembali melanjutkan perjalanan. Namun diduga sopir mengantuk, mobil hilang kendali dan menyerempet warung warga di daerah Lumbir, Banyumas, sampai terguling.
"Dikarenakan mengantuk, mobil hilang kendali dan mengalami kecelakaan kira-kira jam 5 pagi. Tidak ada korban jiwa," katanya.
Menurut Engkan, saat ini mobil ambulans tersebut sedang dievakuasi dan akan segera dibawa pulang ke Ciamis. (tro/tro)
GRATISSS !!! Samsung Galaxy S8 Gratis, Siapa Mau ?
Smartphone terbaru Samsung, Galaxy S8 dan S8+ mulai hari ini, Jumat (5/5/2017), mulai dipasarkan di Indonesia. (Baca: Samsung Resmi Luncurkan Galaxy S8 di Indonesia)
Duo Galaxy S8 hadir dengan desain yang sama sekali berbeda dengan pendahulunya. Tanpa tombol fisik Home dan nyaris tanpa bingkai layar.
Smartphone Android yang diluncurkan pada akhir Maret ini dijual di Indonesia dengan harga Rp 10,5 juta untuk Galaxy S8 dan Rp 12 juta untuk seri Galaxy S8+. Keduanya hanya berbeda dari ukuran layar dan kapasitas baterai.
Samsung Galaxy S8 dari tampilan terlihat mewah dengan layar melengkung, spesifikasinya sangat mumpuni, dan sejibun fitur lain, seperti anti-air dan asisten berbasis suara Bixby.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, siapa yang tak tergoda Galaxy S8. Apalagi jika bisa didapatkan dengan gratis.
Ya, gratis. KompasTekno menawarkan satu unit Samsung Galaxy S8 seharga Rp 10,5 juta secara percuma. Program ini merupakan rangkaian kegiatan “Gadget Story Samsung Galaxy S8” yang acara temu daratnya berlangsung pada Rabu (3/5/2017) lalu di Jakarta.
Untuk mendapatnya secara gratis, Anda hanya perlu membuat video unik soal Galaxy S8. Bagaimana caranya? Simak baik-baik tata caranya di bawah ini:
Program: Video Kreatif Galaxy S8 - Berhadiah Samsung Galaxy S8
Tema: “Saya mau Samsung Galaxy S8 karena...?"
Tata cara:
Buat video pendek, maksimal satu menit, dengan tema di atas. Buat video sekreatif dan seunik mungkin.
Upload video tersebut di akun Instagram Anda (bukan Instagram Stories)
Tulis keterangan video (caption) semenarik mungkin, diawali kalimat "Saya mau Samsung Galaxy S8 karena…" dan cantumkan hashtag #GadgetStoryGalaxyS8 #TheGreatS8
Mention ke Instagram @kompascom dan @samsung_id
Setelah caption, tulis dalam kolom Comment, dua jawaban pertanyaan di bawah ini: ?
Pertanyaan 1: Saat di New York, Dian Sastrowardoyo pilih Galaxy S8 atau S8 Plus? (jawaban ada di YouTube KompasTekno)?
Pertanyaan 2: Siapa nama petinggi Samsung yang diwawancara Kompas.com soal kamera Galaxy S8 setelah acara peluncuran di New York? (Jawaban ada di berita Galaxy S8 di tekno.kompas.com)
- Pastikan akun Instagram Anda tidak dikunci.
- Periode kompetisi 4 - 18 Mei 2017
- Pemenang akan diumumkan akhir Mei 2017 di Twitter @KompasTekno dan Instagram @Kompascom.
- Hadiah utama 1 unit Samsung Galaxy S8
- Kompetisi terbuka untuk umum. Kompetisi tidak berlaku untuk karyawan Kompas Cyber Media dan keluarga. Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.
JEMBER - Ribuan Guru Tidak Tetap (GTT) di Kabupaten Jember mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dari APBD Jember tahun 2019.
Pengumuman perihal THR untuk GTTini disampaikan oleh Bupati Jember Faida saat pengarahan kepada GTT di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Jumat (31/5/2019) sore.
Tak pelak pengumuman itu disambut tepukan tangan meriah oleh ratusan orang GTT yang hadir di Pendapa Bupati Jember itu.
Sore itu, Bupati Jember memberikan pengarahan kepada 617 orang GTT, sekaligus menyerahkan surat penugasan kepada mereka.
Di pidatonya, Bupati Faida menyebut ada beberapa orang GTT hadir ke Pendapa Bupati meskipun tidak diundang.
"Kabarnya ada yang tidak diundang tapi hadir juga di sini. Pasti karena ada informasi tentang THR," ujar Bupati Faida.
Bupati kemudian meminta mereka yang tidak diundang menghadiri acara pengarahan dan penyerahan surat penugasan namun hadir ke Pendapa. Hasilnya sekitar belasan orang mengacungkan tangan.
"Memang berdasarkan Peraturan Bupati tahun 2018 untuk pertama kalinya GTT mendapatkan THR," ujar Bupati Faida. Ratusan GTT pun bertepuk tangan.
Dalam wawancara kepada sejumlah wartawan, Bupati Faida mengulangi baru kali ini GTT mendapatkan THR. Nilainya satu kali gaji pokok para GTTtersebut.
"Tahun 2018 lalu tidak bisa dieksekusi, dan tahun ini baru pertama kali THRdiberikan kepada GTT," tutur Faida.
Dana THR untuk ribuan orang GTT itu diambilkan dari anggaran Program Pendidikan Gratis (PPG) yang bersumber dari APBD Jember tahun 2019.
Nilai THR masing-masing GTTberagam, tergantung dengan jumlah gaji pokok mereka. Bupati Faidaberharap THR itu bisa dipakai secara bijaksana.
Dari data yang dipaparkan Bupati Jember, jumlah GTT di Jember per Juni 2019 mencapai 4.072 orang. Mereka terdiri atas GTT yang mengajar di SD dan SMP.
Salah seorang GTT, Arin Tyas Palupi mengaku senang mendapatkan THR. Guru SDN di Desa Pecoro Kecamatan Rambipuji ini sudah mengajar selama 14 tahun. Baru kali ini dia mendapatkan HR.
"Alhamdulillah, senang dapat THR. Baru kali ini dapat THR," ujar Arin. Dia mendapatkan THR sebesar Rp 700.000.
Pengumuman Perserta Lolos Daring PPG Dalam Jabatan Gelombang I
Sesuai dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No 55 Tahun 2017 tentang Pendidikan Profesi Guru, PPG Dalam Jabatan diselenggarakan sebanyak 24 SKS. PPG Dalam Jabatan dilaksanakan dengan moda Hybrid Learning, dimana mata kegiatan Pedagogik dan Profesi sebanyak 10 SKS, dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran daring dan sisanya, 14 SKS dilaksaakan dalam bentuk Lokakarya dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
Pembelajaran Daring PPG Dalam Jabatan Gelombang I telah dilaksanakan selama tiga bulan sejak 31 Mei s/d 18 Agustus 2018. Berdasarkan kriteria kelulusan yang telah ditetapkan, maka bersama ini diinformasikan peserta untuk mengecek kelulusan melalui halaman http://ppg.ristekdikti.go.id/daftar/pada menu Reg Dalam Jabatan dengan memasukkan kombinasi No Peserta PPG (18XXXX (14 Digit-Jika belum mengetahui silahkan untuk melakukan konfirmasi kepada Admin LPTK) dan Tanggal Lahir.
Demikian disampaikan atas perhatian dan kerjasama yang baik, diucapkan terima kasih.
Direktur Pembelajaran Paristiyani Nurwandani
Sumber : http://ppg.ristekdikti.go.id/pengumuman-perserta-lolos-daring-ppg-dalam-jabatan-gelombang-i/
4 Kebiasaan tak sehat yang harus dihindari ketika Lebaran
Momen Lebaran biasanya akan terhidang berbagai makanan di meja. Agar nantinya tak berlebihan, antisipasi dengan cara berikut ini..
Ada beberapa kebiasaan yang harus kita hindari ketika hari Lebaran, yaitu kebiasaan-kebiasaan yang bisa mendatangkan penyakit bagi tubuh. Biasanya seseorang akan menjadi doyan makan ketika hari Lebaran. Faktor utamanya karena di hari itu banyak makanan lezat yang dihidangkan oleh orang rumah.
Nah, berikut ulasan tentang apa saja kebiasaan tak sehat yang harus kita hindari ketika Lebaran.
1. Telat sarapan pagi.
Karena terlalu bersemangat untuk menjalankan Sholat Idul Fitri, kita lalai akan kewajiban perut, yaitu sarapan pagi. Sarapan pagi penting bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.
Antisipasi untuk kamu agar sarapan paginya tidak telat ketika hendak pergi ke masjid yaitu bangun lebih awal serta persiapkan baju dan mukena di malam hari agar tidak terburu di pagi harinya. Dengan cara seperti itulah InsyaAllah kesehatan dan kebugaran tubuh kita di pagi hari tetap terjaga.
2. Terlalu banyak mengonsumsi olahan daging.
Siapa sih yang tahan dengan godaan olahan daging yang terpampang di meja makan? Pasti kalian tidak akan tahan dong.
Hari Lebaran biasanya orang rumah dan kerabat menyediakan makanan yang spesial untuk para tamunya. Nah, biasanya makanan yang disediakan adalah olahan daging sapi ataupun daging kambing. Berbagai jenis olahan yang tersedia seperti rendang, semur, rica-rica, sate, tongseng dan lain-lain.
Makanan yang sangat lezat bukan? Nah tapi tidak dianjurkan untuk berlebihan mengonsumsi oalahan daging tersebut karena bisa menyebabkan hypertensi atau darah tingi. Jika terserang darah tinggi maka kepala akan terasa sakit, dan akhirnya Hari Kemenanganmu malah menjadi hari sakitmu.
3. Terlalu banyak mengonsumsi minuman berwarna/soda.
Tak kalah menggoda dengan olahan daging, minuman berwarna yang terpampang di meja-meja kerabat juga menggoda untuk diseruput setiap kita melihatnya. Seperti sirup, minuman botol, dan juga minuman berkaleng.
Biasanya minuman seperti yang dijelaskan di atas banyak mengandung pemanis buatan yang tidak boleh dikonsumsi secara sering karena dapat mengakibatkan bertambahnya berat badan, dan meningkatkan risiko serangan jantung apabila berlebihan dalam mengonsumsi. Nah, untuk kamu yang sedang proses diet, hindari kebiasaan ini.
4. Terlalu banyak mengonsumsi kue Lebaran.
Kecenderungan orang setelah berpuasa selama 30 hari ketika melihat banyak makanan tersedia tidak bisa mengontrol jadwal makannya. Ngemil atau makan makanan ringan seperti kue-kue lebaran adalah kebiasaan semua orang. Apalagi di saat hari Lebaran, kue jenis apapun itu ada dan tinggal makan saja.
Tetapi kamu harus tetap bisa mengontrol, jika tidak maka kita akan terserang yang namaya kekenyangan yang mengakibatkan perut menjadi begah dan akhirnya malas untuk pergi berkunjung silaturahmi ke rumah tetangga maupun kerabat.
Nah, untuk kamu yang doyan makan, antisipasi dari sekarang ya. Jangan sampai hari Lebaranmu nanti menjadi hari sakitmu karena terlalu banyak makan.
Pasalnya pemerintah kembali membuka Penerimaan CPNS 2019untuk pusat dan daerah.
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 untuk pusat dan daerah akan segera dibuka.
Hal tersebut tertuang dalam surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemen-PANRB) Tentang Pengadaan ASN Tahun 2019 .
Surat bernomor B/617/M.SM.01.00/2019 itu ditandatangani oleh Menteri PANRB, Syafruddin dan diterbitkan pada 17 Mei 2019.
Surat tersebut ditujukan bagi pejabat pembina kepegawaian (PPK) pusat serta pusat/daerah.
Dalam hal ini merujuk pada Kementerian serta pemerintah daerah (pemda) setempat.
Dalam surat itu dijelaskan, setiap instansi baik pusat maupun daerah wajib melaksanakan analisis jabatan serta analisis beban kerja.
Hasil analisis ditetapkan dalam dokumen Peta Jabatan, yang berisi kebutuhan ASN untuk lima tahun dan diperinci setiap tahun.
Dokumen Peta Jabatan ditetapkan pejabat pembina kepegawaian, kemudian diinput ke dalam aplikasi e-Formasi, paling lambat akhir Mei 2019.
Terkait usulan pengadaan ASN 2019 di pemerintah daerah, harus memperhatikan ketersedianan anggaran dalam APBD dengan prinsip zero growth.
"Kecuali untuk pemenuhan ASN bidang pelayanan dasar," tulis dalam surat itu.
Selain itu, usulan untuk jabatan pelaksana harus berpedoman pada Peraturan Menteri PANRB nomor 41 tahun 2018 tentang Nomenklatur Jabatan Pelaksana.
Untuk jabatan fungsional diprioritaskan pada jenjang ahli pertama, terampil, serta masih dimungkinkan untuk jenjang pemula.
Terkait usulan kebutuhan formasi, ada perbedaan di antara pemerintahpusat dan daerah.
Di pemerintah pusat, usulan kebutuhan berdasarkan peta jabatan yang telah ditetapkan oleh PPK dan jumlah PNS yang memasuki batas usia pensiun tahun 2019 serta ketersediaan anggaran untuk latihan dasar.
Sementara alokasi di pemerintahpusat dibagi menjadi CPNS 50 persen dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K/PPPK) 50 persen.
Serta diprioritaskan untuk satuan/unit kerja yang dalam pengadaan CPNStahun 2018 tidak mendapat alokasi tambahan pegawai baru.
Selain itu, instansi dapat mengusulkan kebutuhan jabatan fungsional yang dapat diisii dari PPPK.
Tentu dengan memberi kesempatan kepada pegawai non-PNS yang saat ini masih aktif bekerja secara terus-menerus sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Alokasi ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di bidang pelayanan dasar pada satuan/unit kerja di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar.
Tentu dengan memberi kesempatan kepada pegawai non-PNS yang saat ini masih aktif bekerja secara terus-menerus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sebagai tambahan, diutamakan bagi satuan/unit kerja yang dalam pengadaan CPNS tahun 2018 tidak mendapat alokasi tambahan pegawai baru.
Masih dari surat tersebut, usulan kebutuhan yang telah diinput ke dalam aplikasi e-Formasi agar dicetak dan disampaikan secara resmi kepada Menteri PANRB dan Kepala BKN.
Caranya dengan diunggah dalam format file pdf pada menu "unggah usulan formasi" yang terdapat dalam aplikasi e-Formasi.
Unggah formasi ini paling lambat minggu ke-2 bulan Juni 2019.
Apabila belum menyampaikan usulan sampai dengan minggu ke-2 bulan Juni 2019, Kemen-PANRB menyatakan kementerian/lembaga/pemda tidak melaksanakan pengadaan ASN Tahun 2019.
Berikut Surat Menteri PANRB Nomor : B/617/M.SM.01.00/2019 Tentang Pengadaan ASN Tahun 2019
Surat Menteri PANRB Nomor : B/617/M.SM.01.00/2019 Tentang Pengadaan ASN Tahun 2019 (menpan.go.id)Surat Menteri PANRB Nomor : B/617/M.SM.01.00/2019 Tentang Pengadaan ASN Tahun 2019 (menpan.go.id)
Sebelumnya, diberitakanKompas.com, pemerintah akan kembali membuka lowongan CPNS pada 2019.
Jumlah yang dibuka mencapai 100.000 lowongan.
Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB), Syafruddin setelah acara Musrembangnas, Jakarta, Kamis (9/5/2019).
"Itu nanti untuk triwulan ketiga 2019," ujarnya kepada wartawan.
Saat ditanya kapan pastinya pembukaan CPNS dilakukan, Syafruddin mengatakan kemungkinan jadwalnya pada Oktober 2019.
Namun demikian, mantan Wakapolri itu menuturkan, penarikan CPNS akan tetap mengutamakan untuk para guru honorer.
Adapun pada Juni 2019, Syafruddin juga mengungkapan akan membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K/PPPK.